aaaaa

Ketika Mendapat Relas Panggilan Dari Pengadilan

Selamat datang para pembaca Setia hukumkeadilan.com. Tema kali ini mengenai relas panggilan atau surat panggilan pengadilan. Bagi orang awam yang tidak pernah bersentuhan dengan ranah hukum tentunya ketika menerima surat tersebut akan ada rasa panik terlebih panggilan itu ditujukan kan kepada diri pribadinya sebagai seorang tergugat dalam sebuah sengketa.

Bahkan kepanikan tersebut dikarenakan sebahagian orang tidak bisa membedakan antara surat panggilan pengadilan dengan surat penangkapan dari kepolisian. Sekilas sama namun keduanya berbeda kenapa demikian? surat panggilan dari pengadilan berasal dari dimensi hukum perdata yang berhubungan dengan hak dan kewajiban sedangkan surat penangkapan berasal dari dimensi hukum pidana yang berhubungan dengan suatu tindakan atau perbuatan yang dikategorikan sebagai kejahatan sehingga ketika anda mendapatkan relas panggilan dari pengadilan tentunya anda bisa membuang jauh-jauh rasa kepanikan karena tidak berhubungan dengan hukum pidana yang biasanya berimbas kepada penangkapan dan penahanan.

selanjutnya timbul pertanyaan siapakah dan bagaimana sepatutnya yang memberikan relas panggilan tersebut kepada kepada si penerima? relas panggilan tersebut harus dilakukan oleh pengadilan secara resmi dan patut karena hal tersebut menjadi syarat formal sebuah panggilan karena jika tidak secara resmi dan secara tidak patut maka panggilan tersebut menjadi tidak sah dan dianggap batal bahkan dapat dianggap seolah-olah tidak pernah sebuah pemanggilan.

Serta perlu dipahami juga sebuah panggilan pengadilan dianggap resmi apabila dibuat dalam bentuk surat yang tertulis, panggilan yang disampaikan kepada penerima tidak diperkenankan secara lisan.  Sebuah pemanggilan dapat dikategorikan tidak patut apabila pemanggilan dilakukan sebelum pukul 6 pagi dan maupun sesudah pukul 6 sore bahkan pemanggilan dilarang dilakukan pada hari libur kecuali atas izin dari ketua pengadilan negeri berdasarkan permintaan penggugat dalam hal keadaan yang sangat mendesak, serta mesti dicantumkan alasan keadaan mendesaknya tersebut.

Jadi ketika anda menerima relas panggilan jangan panik dan yang tidak kalah penting adalah anda harus memastikan bahwa surat tersebut memang ditujukan kepada anda. Demikian semoga bermanfaat.

Baca Juga

Belum ada Komentar untuk "Ketika Mendapat Relas Panggilan Dari Pengadilan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel