PERSEROAN TERBATAS (PT)


Perseroan Terbatas (Naamloze Vennootschap) di indonesia Perseroan Terbatas adalah bentuk usaha bisnis yang paling populer dari semua bentuk usaha bisnis yang ada (PT. Firma, CV, UD, BUMN, Koperasi, Yayasan).

Menurut hukum yang berlaku di indonesia yang dimaksud dengan perseroan terbatas adalah adalah badan hukum yang didirikan berdasarkan perjanjian antara dua orang bahkan lebih dalam rangka untuk menciptakan kegiatan usaha/bisnis dengan modal dasar yang semuanya terbagi dalam bentuk saham-saham (Persekutuan Modal). Pembuatan perjanjian antara dua orang atau lebih ini harus dibuat oleh notaris dan dibuatkan aktanya untuk mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan HAM sebelum resmi menjadi Perseroan terbatas.

Menurut Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas membagi PT ke dalam 3 jenis, yaitu

  • Perseroan Terbatas (PT) Tertutup
  • Perseroan Terbatas (PT) Publik
  • Perseroan Terbatas (PT) Terbuka (Tbk.)

Dikarenakan modalnya terdiri dari saham-saham yang dapat diperjualbelikan, sehingga sangat memungkinkan perubahan kepemilikan perusahaan/organisasi dilakukan tanpa perlu membubarkan perusahaan dan mendirikan perusahaan kembali. 

Untuk sumber pendanaan dalam sebuah PT terbagi menjadi 3 (tiga), yaitu

modal dasar, merupakan modal perusahaan yang bisa menilai seberapa besar perusahaan tersebut. modal ini akan membantu perusahaan dalam menentukan apakah termasuk perusahaan besar, menengah, atau perusahaan kecil

modal yang ditempatkan, Pasal 33 Undang-Undang Perseroan Terbatas menyatakan bahwa jumlah minimal modal yang ditempatkan adalah sebesar 25% dari Modal Dasar perusahaan.

modal yang disetorkan, hal ini menjadi jenis sumber dana PT yang paling dianggap nyata karena menunjukkan jumlah modal yang disetor oleh para pemegang saham. Besarnya modal setor untuk PT adalah paling sedikit 25% dari Modal Dasar. Artinya, besarannya sama dengan modal yang ditempatkan oleh para pemegang saham.

Pemilik saham mempunyai tanggung jawab yang terbatas dikarenakan dipengaruhi oleh jumlah banyak sahamnya pada PT tersebut. Kekayaan/harta perusahaan terpisah dari kekayaan pribadi pemilik perusahaan sehingga memiliki harta kekayaan sendiri.

Jika perusahaan dalam operasionalnya memilki hutang yang melebihi kekayaan perusahaan  maka kelebihan hutang tersebut tidak akan menjadi tanggung jawab dari para pihak pemegang saham.

Dalam keuntungan jika perusahaan mendapatkan keuntungan maka keuntungan tersebut dibagikan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan. Pemilik saham akan memperoleh bagian keuntungan yang disebut dividen yang besarnya tergantung pada besar-kecilnya keuntungan yang diperoleh perseroan terbatas.

Sangat mudah untuk menentukan suatu kegiatan usaha itu termasuh perseroan terbatas atau tidak, hanya dengan membaca nama depan dari perusahan tersebut yang diawal nama perusahaannya terdapat singakatan Perseroan Terbatas (PT).

Payung hukum Perseroan terbatas ini adalah Undang-Undang  Nomor 40 Tahun 1997 Tentang Perseroan Terbatas. Yang dahulunya sebelum UU ini Perseroan Terbatas diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Dagang.

Lalu jika PT tersebut merupakan perusahaan publik atau perusahaan go publik maka berlakulah terhadapanya UU Pasar modal serta peraturan pelaksananya.

Begitu juga untuk PT yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maka berlaku juga aturan khusus yang mengatur BUMN tersebut. 

Jika PT tersebut adalah perusahaan yang didalamnya terdapat modal asing/ perusahaan penanaman modal asing (PMA), maka berlaku pula UU khusus untuk PMA tersebut.

Demikian Semoga Bermanfaat.







Belum ada Komentar untuk "PERSEROAN TERBATAS (PT)"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel