PSIKOPAT DAN KEJAHATAN


Sering kali dalam sebuah film yang menceritakan tindakan kejahatan yang pelakunya adalah seorang Psikopat, taukah kamu apa psikopat itu? Dan bagaimana pandangan hukum kepada pelaku kejahatan yang merupakan psikopat.

Perlu dipahami bahwa psikopat ini dapat dikatakan gangguan kejiwaan. Namun ia tidak sama dengan orang yang tidak waras/gila karena seorang psikopat sangat sadar dengan semua tindakan dan prilaku yang akan diperbuatnya. Bahkan Pengidapnya seringkali dijuluki orang gila tanpa gangguan mental.

Bagi pengidap psikopat ini juga sering disebut sebagai sosiopat karena prilaku kesehariannya cenderung tertutup dari hubungan sosial atau anti sosial, bahka ia sering melakukan tindakan-tindakan yang sering dan cendrung merugikan orang-orang terdekatnya.

Dalam beberap kasus dunia yang terkuak, serta dari penelitian para ahli kriminologi dan ahli psikologi para pengidap psikopat terkenal dengan kecerdasannya dalam merencanakan tindakan kejahatan dan sangat rapi dalam melakukan kejahatannya. 

Dalam dunia kejahatan dan kriminal para pengidap psikopat dikenali sebagai pembunuh disertai kekerasan, dan kejahatannya kompleks, bahkan termasuk kedalam pembunuhan berantai disertai juga pemerkosaan/kejahatan seksual.

Karena ia tidak sama dengan orang gila sehingga pelaku nya dapat dijerat dengan hukuman pidana yang berlaku dimasing-masing negara hukum.  Di negara-negara hukum dibelahan dunia pelaku kejahatan psikopat sering kali diberikan hukuman yang seberat-beratnya. Karena untuk memberikan efek jera yang tinggi. Karena dikhawatirkan jika diberikan hukuman ringan ia akan mengulangi kejahatannya kembali.

Adapun ciri-ciri pengidap psikopat yang ditemukan dalam pendalaman ilmu pengetahuan terutama saat para ahli kriminologi dan psikologi mengungkap kasus kejahatan adalah:

  • Sering melakukan kebohongan, mempunyai skil bicara dan berusaha tampil sempurna dengan cara menguasai bidang ilmu tertentu, ilmu-ilmu umum termasuk ilmu psikologi.
  • Pandai merekayasa atau menciptakan cerita yang terkesan positif, jika ketahuan berbohong maka ia akan berusaha menutuinya dengan kebohongan yang lain sehingga  terkesan itu adalah kebenaran/fakta nyata.
  • Tidak mempunyai rasa bersalah atau menyesal walau perbuatannya telah terbukti, dan ia tidak peduli terhadap akibat perbuatannya.
  • Di masa lalunya sering membuat masalah-masalah/melanggar peraturan, tidak bertanggung jawab.
  • Anti sosial terhadap lingkungannya, dan bertindak sesuai kesenangannya.
  • Memilki ekspesif emosional yang berlebihan. Serta, Cenderung bertindak agresif, menantang nyali dan perkelahian.
  • Tidak memiliki ekpresi tegang atau rasa takut seperti normalnya orang yang mengalami rasa takut, dan tidak memiliki tanda-tanda kecemasan. Sehingga mereka disebut sebagai orang yang “dingin”.
  • Tempramental sering murah terpancing.
  • Kurang empati. Contoh bagi psikopat memotong kepala ayam dan memotong kepala orang, tidak ada bedanya.
Demikian informasi yang dapat kami sampikan semoga dapat menjadi referensi bagi pencinta ilmu hukum dan terkhusus bagi pecinta ilmu kriminologi. Semoga bermanfaat

Belum ada Komentar untuk "PSIKOPAT DAN KEJAHATAN"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel